DLH Kabupaten Nabire terus berupaya menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Kalibobo pada Rabu (20/6).
Sosialisasi ini mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah, antara sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya beracun (B3). DLH juga memperkenalkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang dapat dilakukan secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala DLH Kabupaten Nabire menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengurangi timbunan sampah.
“Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri. Kunci pengelolaan sampah ada di tangan masyarakat. Jika kita bisa memilah dari rumah, maka sampah yang dibuang ke TPA bisa berkurang hingga 50 persen,” ujarnya.
Peserta sosialisasi tampak antusias, bahkan beberapa ibu rumah tangga mengaku siap memulai program pemilahan sampah di lingkungan mereka. “Kami akan coba mulai memilah sampah di rumah. Semoga ada pendampingan dari DLH agar program ini berjalan baik,” kata Ibu Maria, salah satu warga.